
Berita bola terbaru hari ini, Rabu, 9 April 2020. Sadio Mane mengatakan bahwa dia akan “menerima” Liverpool kehilangan gelar Liga Inggris sebagai akibat dari pandemi virus corona.
Tim Jurgen Klopp memimpin 25 poin di puncak klasemen dan berada di ambang untuk mengamankan gelar liga pertama mereka sejak 1990 sebelum kampanye ditunda tanpa batas waktu karena wabah virus corona.
Liverpool hanya perlu dua kemenangan lagi untuk memenangkan liga, tetapi Mane mengatakan dia akan mengerti jika klub harus memperpanjang waktu mereka untuk mendapatkan trofi.
“Saya pikir saya belum juara. Saya cinta pekerjaan saya dan sepak bola. Saya ingin menjadi pemenang di atas lapangan. Saya ingin memenangi pertandingan dan merebut trofi, itu yang saya sukai,” ujar Mane dikutip dari TalkSport.
“Dengan situasi seperti ini, apa pun yang terjadi saya akan mengerti. Ini kondisi sulit bagi Liverpool, tapi lebih sulit lagi bagi jutaan orang di seluruh dunia,” ucap Mane.
“Orang-orang kehilangan anggota keluarga dan itu situasi yang lebih sulit. Bagi saya bisa menjadi juara adalah sebuah impian. Tapi, jika bukan itu yang terjadi, saya akan menerimanya. Ini bagian dari hidup. Mudah-mudahan kami akan menang tahun depan,” sambung mantan pemain Southampton itu.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan “tidak mungkin” kalau Liverpool tidak dinobatkan sebagai juara Inggris, dan juga memperingatkan semua liga kalau membatalkan musim ini tanpa izin akan mendapat larangan bermain di kompetisi Eropa musim depan.
“Federasi yang mempertimbangkan untuk membatalkan musim ini akan membuat partisipasi mereka di kompetisi Eropa musim depan terancam,” ujarnya.
“UEFA punya keinginan menyelesaikan semua liga meskipun nantinya ini akan membutuhkan waktu lama dengan skema semua pertandingan digelar tanpa penonton,” ucapnya.
“Sepak bola tidaklah sama tanpa fans, tetapi jelas (untuk saat ini) lebih baik menontonnya di tv dari pada liga tidak berlanjut,” ujarnya.
Belgia menjadi liga top Eropa pertama yang membatalkan sisa musimnya pekan lalu dengan Club Brugge dinobatkan sebagai juara.
Liverpool pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah meninggalkan rencana untuk menggunakan dana pemerintah Inggris untuk membayar gaji staf yang tidak bermain cuti di klub setelah dikritik oleh mantan pemain dan pendukung.